logo

Akuntansi Universitas Awal Bros

Kontak Kami

Follow Us

Penelitian dan Pengabdian

Halaman Informasi

Penelitian dan Pengabdian

  • 3 menit baca
  • 29 views
  • Penulis: Admin IT Akuntan UAB
  • WEB AKUNTANSI UAB
Penelitian dan Pengabdian

Roadmap Pengembangan Keilmuan Program Studi S1 Akuntansi Universitas Awal Bros tahun 2022–2027 disusun sebagai strategi pengembangan kompetensi keilmu

Roadmap Pengembangan Keilmuan Program Studi S1 Akuntansi Universitas Awal Bros tahun 2022–2027 disusun sebagai strategi pengembangan kompetensi keilmuan akuntansi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan organisasi, serta tuntutan dunia kerja. Roadmap ini diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, berbasis teknologi, memiliki kemampuan dalam pengelolaan keuangan, sistem informasi, manajemen risiko, dan auditing, serta berdaya saing global dengan orientasi pada sektor kesehatan.

Pada tahap awal tahun 2022, pengembangan keilmuan difokuskan pada penguatan dasar akuntansi sebagai fondasi kompetensi mahasiswa. Tahap ini menekankan penguasaan standar akuntansi, pengelolaan keuangan, penyusunan laporan keuangan, arus kas, serta pemahaman terhadap regulasi dan ketentuan akuntansi yang berlaku, termasuk PSAK-IFRS dan peraturan perundang-undangan. Melalui tahap ini, lulusan diarahkan memiliki pemahaman yang kuat terhadap konsep dasar akuntansi serta mampu menyusun dan menginterpretasikan laporan keuangan sesuai standar yang berlaku.

Pada tahun 2023, roadmap berkembang menuju digitalisasi akuntansi sebagai respons terhadap meningkatnya pemanfaatan teknologi dalam proses pencatatan dan pengolahan informasi keuangan. Pengembangan kompetensi diarahkan pada penguasaan berbagai aplikasi komputer akuntansi, seperti MYOB Accounting, Accurate, dan aplikasi komputer akuntansi lainnya. Tahap ini diharapkan menghasilkan lulusan yang terampil menggunakan teknologi dalam proses pencatatan, pengolahan, dan penyajian data keuangan sehingga mampu meningkatkan efisiensi, ketepatan, dan akurasi pekerjaan akuntansi.

Memasuki tahun 2024, fokus pengembangan diarahkan pada penguatan sistem informasi dengan mengintegrasikan kompetensi akuntansi dan teknologi informasi dalam mendukung proses manajerial dan operasional organisasi. Mahasiswa diarahkan untuk memahami dan memanfaatkan Executive Support System (ESS), Decision Support System (DSS), Enterprise Resource Planning (ERP), serta Sistem Informasi Manajemen. Tahap ini bertujuan menghasilkan lulusan yang mampu memanfaatkan sistem informasi untuk meningkatkan efisiensi operasional, mengolah informasi secara efektif, serta mendukung proses pengambilan keputusan manajerial.

Pada tahun 2025, pengembangan keilmuan memasuki tahap penguatan manajemen risiko. Kompetensi akuntansi tidak hanya diarahkan pada pencatatan dan pelaporan keuangan, tetapi juga pada kemampuan mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola berbagai risiko yang dapat memengaruhi pencapaian tujuan organisasi. Melalui penguasaan identifikasi risiko, analisis risiko, dan manajemen risiko, lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam menciptakan tata kelola organisasi yang lebih efektif, akuntabel, dan berkelanjutan.

Selanjutnya, pada tahun 2026, roadmap diarahkan pada penguatan auditing sebagai bagian penting dalam menjamin kualitas informasi dan tata kelola organisasi. Pengembangan kompetensi meliputi pemahaman terhadap International Auditing Standards (IAS), Standar Audit–International Auditing Practice (SA-IAPI), auditing, serta audit berbasis sistem informasi. Pada tahap ini, mahasiswa diarahkan untuk mampu menerapkan standar audit secara tepat sekaligus memanfaatkan teknologi informasi dalam proses audit, sehingga mampu menghadapi perkembangan lingkungan bisnis dan sistem informasi yang semakin kompleks.

Pada tahap akhir tahun 2027, pengembangan keilmuan diarahkan pada integrasi sistem informasi akuntansi secara menyeluruh. Tahap ini mengintegrasikan kompetensi akuntansi, teknologi informasi, manajemen risiko, dan auditing melalui pemanfaatan Sistem Informasi Akuntansi Terintegrasi, ERP, DSS, ESS, serta Audit & Risk Analytics. Integrasi tersebut diharapkan menghasilkan lulusan yang mampu memahami hubungan antara informasi akuntansi, teknologi, risiko, dan proses audit dalam mendukung pengambilan keputusan serta tata kelola organisasi secara komprehensif.

Secara keseluruhan, roadmap pengembangan keilmuan Program Studi S1 Akuntansi Universitas Awal Bros menggambarkan proses transformasi kompetensi secara bertahap, mulai dari penguatan fundamental akuntansi, digitalisasi dan pemanfaatan aplikasi akuntansi, penguatan sistem informasi, manajemen risiko, auditing berbasis teknologi, hingga integrasi sistem informasi akuntansi. Roadmap ini diarahkan untuk mewujudkan lulusan Sarjana Akuntansi yang unggul dalam akuntansi berbasis teknologi, memiliki kompetensi di bidang keuangan, sistem informasi, manajemen risiko, dan auditing, serta berorientasi pada sektor kesehatan dan berdaya saing global. Dengan demikian, pengembangan keilmuan Program Studi S1 Akuntansi tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori dan praktik akuntansi, tetapi juga pada kemampuan adaptasi teknologi, integritas profesional, tata kelola yang baik, serta kesiapan menghadapi dinamika kebutuhan organisasi dan dunia kerja.